LSP Bisnis Digital IndonesiaKompetensi Profesional - Kredibel - Terstandar
DUKUNGAN

ASBISINDO Dukung LSP BISDI Siapkan Talenta Digital Perbankan Syariah

ASBISINDO Dukung LSP BISDI Siapkan Talenta Digital Perbankan Syariah

DUKUNGAN · 22 Oktober 2026
Dokumen ASBISINDO Dukung LSP BISDI Siapkan Talenta Digital Perbankan Syariah

Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat ASBISINDO (Perkumpulan Bank Syariah Indonesia) menyampaikan surat dukungan kepada LSP Bisnis Digital Indonesia (LSP BISDI). Surat yang ditujukan kepada Direktur LSP BISDI, Dr. Ferry Hermansyah, tersebut menjadi penegasan bahwa pengembangan kompetensi digital di industri perbankan syariah memerlukan standar profesional yang jelas, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam surat bertanggal 13 Oktober 2026 itu, ASBISINDO menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia yang profesional dan terstandarisasi, terutama di tengah perkembangan teknologi, transformasi digital, dan pemanfaatan artificial intelligence atau AI. Perubahan lanskap industri tidak hanya menuntut pemahaman teknologi, tetapi juga kemampuan menerjemahkannya menjadi keputusan bisnis, proses kerja, dan layanan yang sesuai dengan karakteristik perbankan syariah.

Dukungan ASBISINDO secara khusus diarahkan pada tiga skema sertifikasi LSP BISDI, yaitu Business Intelligence Analyst (Analis Intelijen Bisnis), Digital Transformation Planner 4.0 (Perencana Transformasi Digital 4.0), dan AI Digital Marketing (Pemasaran Digital Berbasis AI). Ketiga skema tersebut dinilai relevan untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin bergerak ke arah pengambilan keputusan berbasis data, transformasi proses bisnis, dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.

Sebagai tindak lanjut, implementasi program akan dilakukan melalui ASBISINDO Institute, yang berperan sebagai training provider untuk ketiga skema tersebut. Penyelenggaraan program akan disesuaikan dengan kebutuhan industri dan ketentuan yang berlaku, sehingga pengembangan kompetensi tidak berhenti pada pelatihan, tetapi juga terhubung dengan pengakuan kompetensi dan kebutuhan nyata dunia kerja.

Bagi LSP BISDI, dukungan ini memperkuat posisi lembaga sertifikasi sebagai mitra strategis industri dalam menyiapkan talenta digital. Kolaborasi antara asosiasi industri dan lembaga sertifikasi menjadi penting karena mempertemukan dua sisi yang selama ini sering berjalan terpisah: kebutuhan pengguna tenaga kerja di perbankan syariah dan standar kompetensi yang diuji secara profesional.

Melalui kolaborasi ini, ASBISINDO dan LSP BISDI berkomitmen mendorong lahirnya tenaga kerja yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga memiliki kapasitas untuk mengambil keputusan, mengelola risiko, dan menjaga kepatuhan dalam ekosistem perbankan syariah. Penguatan kompetensi digital diharapkan menjadi fondasi bagi transformasi yang berkelanjutan, bukan sekadar adopsi teknologi sesaat.

Ke depan, LSP BISDI akan menindaklanjuti dukungan tersebut melalui koordinasi teknis dengan ASBISINDO Institute, termasuk penyiapan program, penyelarasan kurikulum, dan mekanisme pelaksanaan sertifikasi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kerja sama antara industri dan lembaga sertifikasi dalam membangun talenta digital yang siap menghadapi perubahan.

← Kembali ke Berita & Artikel